TECHRUNNER – Alat kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) terus berkembang dan digunakan secara global untuk berbagai kebutuhan. Salah satunya ialah membuat sebuah visual yang catchy untuk desain prototipe, slide presentasi dan lainnya.
Claude Design yang baru diluncurkan oleh Anthropic menjadi produk eksperimental baru yang memungkinkan penggunanya membuat berbagai desain menggunakan AI Claude.
Anthropic menyebut bahwa rancangan Claude Design dibuat untuk membantu pengguna layaknya founder atau product manager yang tak memiliki latarbelakang desain, sehingga lebih mudah menyampaikan ide.
Berdasarkan laporan Techcrunch, produk dari Anthropic ini sangat memudahkan pengguna, pasalnya pengguna cukup mendeskripsikan visual yang diinginkan dan AI Claude akan membuat versi awalnya.
Setelah itu, pengguna bisa melakukan penyempurnaan lewat pengeditan secara langsung atau dengan memberikan instruksi tambahan.
Ekspor Langsung ke Canva
Meski sekilas terlihat adanya persaingan dengan aplikasi desain populer seperti Canva, tetapi respons adanya Claude Design ini cukup positif, sebab alat kecerdasan buatan ini bukan untuk mengganti tetapi melengkapi.
Tak hanya itu, AI ini ditujukan untuk membantu pengguna yang tak pernah menggunakan tools desain, namun ingin mengubah ide menjadi visual dengan cepat.
“Kami senang berkolaborasi dengan Anthropic selama beberapa tahun terakhir dan memiliki fokus yang sama untuk menyederhanakan hal-hal yang kompleks. Di Canva, misi kami selalu memberdayakan dunia untuk mendesain, dan itu berarti membawa Canva ke mana pun ide-ide bermula. Kami sangat antusias untuk membangun kolaborasi kami dengan Claude, sehingga memudahkan orang untuk membawa ide dan draf dari Claude Design ke Canva, di mana ide dan draf tersebut langsung menjadi desain yang dapat diedit sepenuhnya dan siap untuk dikolaborasi, disempurnakan, dibagikan, dan dipublikasikan,” kata Co-Founder and CEO Canva, Melanie Perkins.
Sebagai contoh, Anda bisa meminta Claude untuk “membuat prototipe aplikasi meditasi mobile yang menenangkan, dengan tipografi yang calming, warna yang terinspirasi dari alam, dan tata letak yang bersih.”
Kemudian, Anda bisa menyesuaikan warna, ukuran tipografi, atau meminta Claude menambahkan fitur mode gelap.
Setelah desain visual dibuat, hasilnya dapat diekspor dalam bentuk PDF, URL, file PPTX atau langsung diekspor ke Canva. Lebih lanjut, di Canva, file tersebut bisa diedit sepenuhnya serta digunakan secara kolaboratif. Dengan begitu hasil visual yang dibuat pengguna tetap bisa konsisten sesuai dengan gaya yang diinginkan.
Sebagai tambahan informasi, Claude Design mampu membaca codebase dan file desain milik perusahaan. Produk ini juga ditenagai oleh Claude Opus 4.7 dan tersedia dalam versi research preview untuk pengguna Claude Pro, Max, Team, dan Enterprise.
Peluncuran fitur asisten AI dari Anthropic ini menegaskan langkahnya untuk terus memperluas jangkauan ke segmen enterprise dan prosumer, di tengah persaingan yang semakin ketat dalam pengembangan tools AI untuk dunia kerja.







