Sony Resmi Naikkan Tarif PlayStation Plus di Berbagai Negara

Friday, 22 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sony naikkan tarif PlayStation Plus. (Sumber: X/@ComplexPop)

Sony naikkan tarif PlayStation Plus. (Sumber: X/@ComplexPop)

TECHRUNNER – Sony kembali mengumumkan kebijakan baru yang kurang menyenangkan bagi para gamer.

Setelah sebelumnya menaikkan harga konsol PS5 dan unit refurbished di beberapa pasar, kini perusahaan asal Jepang tersebut resmi menyesuaikan tarif layanan berlangganan PlayStation Plus untuk berbagai region di dunia.

Kebijakan kenaikan harga tersebut mulai diberlakukan sejak 20 Mei 2026 dan diumumkan langsung melalui situs resmi serta kanal media sosial PlayStation.

Penyesuaian harga berlaku untuk pelanggan baru maupun pengguna lama yang melakukan perubahan paket atau memperpanjang langganan setelah masa aktif berakhir.

Sony Naikkan Tarif PlayStation Plus di Sejumlah Wilayah

Ilustrasi. Logo Sony PlayStation Plus. (Sumber: X/@Dexerto)

PlayStation Plus mengalami kenaikan harga khususnya pada paket jangka pendek, yakni satu bulan dan tiga bulan. Sementara itu, paket tahunan 12 bulan dilaporkan masih mempertahankan tarif lama.

Beberapa wilayah yang terdampak kebijakan baru ini meliputi Amerika Serikat, Inggris, Eropa, India, hingga Turki. Berikut rincian kenaikan harga yang diumumkan Sony:

Paket 1 Bulan

Amerika Serikat: US$9,99 menjadi US$10,99
Inggris: £6,99 menjadi £7,99
Eropa: €8,99 menjadi €9,99

Paket 3 Bulan

Amerika Serikat: US$24,99 menjadi US$27,99
Inggris: £19,99 menjadi £21,99
Eropa: €24,99 menjadi €27,99

Sony juga menjelaskan bahwa pelanggan lama masih bisa menikmati harga sebelumnya selama tidak memutus masa langganan atau melakukan perubahan paket.

Namun, pengguna di India dan Turki tetap akan langsung terkena penyesuaian tarif terbaru.

Kondisi Ekonomi Global Disebut Jadi Penyebab Utama

Dalam pernyataan resminya, Sony menyebut perubahan harga dilakukan sebagai respons terhadap kondisi pasar global yang terus mengalami perubahan.

Meski tidak merinci faktor spesifik, sejumlah analis industri menilai inflasi global, kenaikan biaya operasional, dan meningkatnya pengeluaran pengembangan layanan digital menjadi alasan utama di balik keputusan tersebut.

Selain itu, beberapa pengamat industri game juga mengaitkan kebijakan ini dengan persiapan Sony menghadapi perilisan game besar seperti Grand Theft Auto VI.

Kehadiran game tersebut diperkirakan akan meningkatkan kebutuhan akses multiplayer online secara signifikan, sehingga Sony dinilai perlu memperkuat infrastruktur layanan digital mereka.

Gamer Soroti Konsistensi Kenaikan Harga Layanan Digital

Kenaikan harga PlayStation Plus ini memicu beragam reaksi dari komunitas gamer global. Sebagian pengguna menilai kenaikan tarif masih wajar mengingat meningkatnya biaya industri digital.

Namun, tidak sedikit pula yang mempertanyakan konsistensi Sony dalam menaikkan harga layanan dan perangkat keras dalam waktu berdekatan.

Langkah Sony ini sekaligus memperlihatkan tren industri game modern yang semakin bergantung pada layanan berlangganan digital sebagai sumber pendapatan utama perusahaan.

Berita Terkait

Resident Evil Series Terbaru Akan Berlatar Jepang, Capcom Akui Sudah Lama Pertimbangkan Ide Ini
Timnas Hadir di FC 26, Ini Cara Mainkan Indonesia tanpa Mod
Trailer Perdana Call of Duty: Modern Warfare 4 Akhirnya Dirilis
Game Kereta Buatan Developer Indonesia Dipuji Gamer Jepang, Running Train Jadi Sorotan di Steam
Kenapa Karakter Wanita di Game Jepang Sering Berdada Besar? Ternyata Ini Alasannya
10 Game Steam yang Sedang Viral dan Banyak Dimainkan Saat Ini
Mobil MBG Viral Masuk Forza Horizon 6, Begini Cara Klaim dan Memakainya
Bedah Perbedaan PlayStation 5 Pro vs PS5 Edisi Standar

Insan Sujadi

Seorang penulis dan pemerhati perkembangan teknologi digital yang memiliki minat besar pada dunia kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Aktif menulis berbagai artikel seputar teknologi, inovasi digital, gadget, hingga tren AI terbaru yang berkembang di tingkat global.

instagram

Berita Terkait

Wednesday, 3 June 2026 - 20:27

Resident Evil Series Terbaru Akan Berlatar Jepang, Capcom Akui Sudah Lama Pertimbangkan Ide Ini

Saturday, 30 May 2026 - 17:08

Timnas Hadir di FC 26, Ini Cara Mainkan Indonesia tanpa Mod

Friday, 29 May 2026 - 17:27

Trailer Perdana Call of Duty: Modern Warfare 4 Akhirnya Dirilis

Friday, 29 May 2026 - 09:41

Game Kereta Buatan Developer Indonesia Dipuji Gamer Jepang, Running Train Jadi Sorotan di Steam

Wednesday, 27 May 2026 - 07:24

Kenapa Karakter Wanita di Game Jepang Sering Berdada Besar? Ternyata Ini Alasannya

Berita Terbaru