Aplikasi Kematian Viral di China, Pantau Hidup-Mati Seseorang Real-Time

Friday, 29 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aplikasi pemantau hidup-mati di China. (Sumber: Unsplash/@gilleslambert)

Aplikasi pemantau hidup-mati di China. (Sumber: Unsplash/@gilleslambert)

TECHRUNNER – Hidup dan mati seseorang kini bisa dipantau lewat aplikasi secara real-time. Aplikasi tersebut dibuat pengembang asal China.

Aplikasi yang dimaksud bernama Zaime Zaime (apakah Anda di sini?). Zaime Zaime sempat viral pada Januari 2026.

South China Morning Post menyebutkan, aplikasi itu dianggap mendobrak budaya tabu tentang kematian di negara tersebut.

Zaime Zaime sesungguhnya dirancang supaya kondisi seseorang bisa terpantau secara real-time, terutama pengguna yang hidup seorang diri dan tinggal di wilayah tertinggal.

Aplikasi itu banyak diunduh di China, Australia, Singapura, dan Thailand. Namun, aplikasi tersebut baru bisa dioperasikan perangkat iOS.

Didukung Pemerintah China

China mengembangkan aplikasi pemantau lansia. (Sumber: Unsplah/@heller_mario)

Menurut Global Times, aplikasi itu semula bernama Sileme (hidup atau mati), lalu berganti menjadi Zaime Zaime (apakah Anda di sini?) setelah didukung pemerintah China.

Pemerintah setempat melihat potensi nilai sosial yang dibawa aplikasi itu. Perwakilan distrik Shangcheng dari Hangzhou pun merancang dukungan kebijakan untuk penerapan Zaime Zaime pada 29 Januari 2026.

Seiring berjalannya waktu, Zaime Zaime kemudian diperluas menjadi alat penyelamat orang lanjut usia (lansia).

Cara Kerja Zaime Zaime

Pengguna aplikasi diharuskan check-in dengan menekan tombol hijau pada layar perangkat setiap hari. Tombol aplikasi didesain antisentuhan untuk menghindari sentuhan tidak sengaja.

“Aplikasi ‘Zaime Zaime’ telah ditingkatkan mengadopsi fitur ramah lansia termasuk ukuran font besar dan antarmuka pengoperasian disederhanakan,” tulis Global Times, dikutip Jumat, 29 Mei 2026.

Selain itu, aplikasi tersebut juga dilengkapi tombol SOS untuk kondisi darurat.

Jika pengguna tidak check-in dalam dua hari berturut-turut, Zaime Zaime otomatis mengirimkan pesan kepada kerabat yang bisa dihubungi.

Orang tua yang tidak memiliki perangkat tetap didukung tombol fisik. Fasilitas itu akan terhubung langsung dengan aplikasi.

“Para lansia dapat memakai atau menaruh perangkat itu di tempat yang mudah dijangkau. Dengan begitu, mereka dapat mengaktifkan peringatan darurat hanya dengan satu klik. Perangkat itu juga memberi tahu anggota keluarga dan staf pendukung komunitas yang ditunjuk,” demikian laporan itu.

Diciptakan 3 Pemuda

China Science and Technology Daily melaporkan, aplikasi dikembangkan tiga pemuda berusia sekitar 30 tahun.

Mereka mengeluarkan biaya pengembangan aplikasi sekitar 1.500 yuan (Rp3,95 juta) dengan bantuan kecerdasan buatan (AI). Aplikasi kemudian dikelola perusahaan pengembang, Guo Mangchu.

Guo dilaporkan berencana menjual 10 persen saham seharga 1 juta yuan. Nilai perusahaan ditaksir sebesar 10 juta yuan (1,4 juta dolar).

Berita Terkait

WhatsApp Keluar Sendiri? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Cara Membuat Stiker WhatsApp dari Foto Sendiri, Mudah Tanpa Keahlian Edit Foto
Meta Siapkan Era Media Sosial Berbayar, Pengguna Gratis Tetap Aman
Pengguna Spotify Kini Bisa Produksi Podcast dengan Bantuan AI
Banjir Keluhan, Ini Cara Nonaktifkan Instants di Instagram
WhatsApp Plus Mulai Diuji Coba, Ini 6 Fitur Premium yang Ditawarkan
Brave Search 2026 Jadi Alternatif Google dengan Fitur Privasi Tanpa Tracking
Mau Langganan Apple Music 3 Bulan Gratis di iPhone? Lakukan Cara Ini

Berita Terkait

Wednesday, 3 June 2026 - 17:00

WhatsApp Keluar Sendiri? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tuesday, 2 June 2026 - 18:08

Cara Membuat Stiker WhatsApp dari Foto Sendiri, Mudah Tanpa Keahlian Edit Foto

Friday, 29 May 2026 - 16:18

Aplikasi Kematian Viral di China, Pantau Hidup-Mati Seseorang Real-Time

Thursday, 28 May 2026 - 15:58

Meta Siapkan Era Media Sosial Berbayar, Pengguna Gratis Tetap Aman

Tuesday, 26 May 2026 - 15:32

Pengguna Spotify Kini Bisa Produksi Podcast dengan Bantuan AI

Berita Terbaru