5 Game Buatan Developer Indonesia Terbaik yang Wajib Kamu Coba

Friday, 4 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gamecom Team mengekspansi sekuel Troublemaker 2: Beyond Dream dengan jajaran karakter baru dan konflik yang lebih luas.

Gamecom Team mengekspansi sekuel Troublemaker 2: Beyond Dream dengan jajaran karakter baru dan konflik yang lebih luas.

TECHRUNNER.ID – Industri game Indonesia tidak lagi berada di fase sekadar mencoba. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah studio lokal berhasil membuktikan bahwa karya mereka mampu berdiri sejajar dengan rilisan studio internasional, baik dari segi visual, kedalaman cerita, maupun responsivitas gameplay.

Pengakuan ini datang bukan karena faktor sentimen lokal, melainkan murni dari kualitas mekanik dan pengalaman bermain yang ditawarkan. Bahkan beberapa di antaranya kini berhasil berkembang menjadi franchise jangka panjang.

Bagi kamu yang mencari rekomendasi judul berkualitas untuk mengisi pustaka game, berikut lima waralaba dan game buatan developer Indonesia yang patut dicoba.

1. A Space for the Unbound

Tampilan gameplay pixel art A Space for the Unbound buatan Mojiken Studio
A Space for the Unbound menyajikan visual pixel art bernuansa Indonesia era 90-an yang hangat dan kaya detail.

Garapan Mojiken Studio bersama Toge Productions ini mengambil pendekatan naratif yang kuat berbalut seni pixel art. Berlatar kawasan rural Indonesia pada era akhir 90-an, cerita berfokus pada dua remaja, Atma dan Raya, yang berhadapan dengan kecemasan masa depan dan fenomena aneh di sekitar mereka.

Poin krusial dari game ini ada pada fitur Spatial Dive. Mekanik ini mengizinkan pemain melompat ke dalam benak seseorang untuk menyelesaikan teka-teki logika yang menghalangi jalan cerita. Dipadu dengan tata suara yang pas, eksplorasi di dalam game terasa padat dan membekas.

2. Coral Island

Tampilan gameplay peternakan dan perkebunan di game Coral Island buatan Stairway Games
Coral Island menyajikan pengalaman simulasi peternakan dan perkebunan yang kaya detail visual serta fleksibel untuk dikustomisasi.

Stairway Games yang berbasis di Yogyakarta membawa genre farm simulation ke skala yang lebih luas lewat Coral Island. Game ini menggabungkan aktivitas rutin seperti bercocok tanam dan beternak dengan isu konservasi lingkungan.

Pemain bisa menyelam ke dasar laut untuk membersihkan sampah plastik, memperbaiki terumbu karang, serta mengembalikan ekosistem maritim yang rusak. Sistem hubungan antarkarakter yang fleksibel dan visual 3D yang bersih membuat durasi bermain puluhan jam tidak terasa menjenuhkan.

3. Seri Troublemaker

Aksi pertarungan jalanan gameplay Troublemaker buatan Gamecom Team
Seri Troublemaker menyajikan aksi pertarungan jalanan yang intens dengan kontrol yang responsif.

Gamecom Team sukses mencuri perhatian lewat Troublemaker pertama, sebuah game action beat ’em up bertema dinamika sekolah menengah. Fokus utamanya bertumpu pada pertarungan jarak dekat yang langsung, renyah, dan tidak berbelit-belit.

Kesuksesan seri pertamanya berlanjut ke Troublemaker 2: Beyond Dream yang membawa skala pertempuran dan area eksplorasi kota yang jauh lebih luas. Kombinasi pukulan, tangkisan, serta variasi jurus pamungkas yang berbobot menjadikan franchise ini salah satu game brawler lokal paling memuaskan untuk dimainkan.

4. Franchise DreadOut

Teaser visual game horror DreadOut 3 buatan Digital Happiness
Digital Happiness bersiap melanjutkan kisah Linda lewat proyek sekuel DreadOut 3.

Sebagai pionir survival horror modern di Indonesia, Digital Happiness berhasil membangun ekosistem game yang konsisten lewat waralaba DreadOut. Jika seri pertamanya mengandalkan mekanik kamera ponsel ala Fatal Frame, DreadOut 2 melompat lebih jauh dengan menyuntikkan mekanik pertarungan jarak dekat (melee combat) serta peta kota yang lebih terbuka.

Ekspansi ini berlanjut dengan pengumuman DreadOut 3, yang membawa babak baru perjalanan Linda dengan peningkatan sistem permainan yang lebih kompleks. Konsistensi pengembangan dari seri perdana, spin-off seperti DreadOut: Keepers of The Dark, hingga proyek sekuel ketiganya membuktikan keberhasilan Digital Happiness merawat waralaba horor lokal ke tingkat internasional.

5. 1998: The Toll Keeper Story

Tampilan gameplay pemeriksaan dokumen di game 1998 The Toll Keeper Story buatan GameChanger Studio
Mekanik gameplay 1998: The Toll Keeper Story menuntut ketelitian pemain dalam memverifikasi dokumen kendaraan di tengah situasi krisis.

GameChanger Studio menghadirkan pendekatan yang berbeda lewat 1998: The Toll Keeper Story. Bergenre narrative simulation, game ini menempatkan pemain sebagai Dewi, seorang petugas gerbang tol yang sedang hamil di tengah kondisi krisis ekonomi dan gejolak politik era 90-an.

Gameplay-nya berfokus pada ketelitian memeriksa dokumen, memverifikasi identitas pengendara, dan memeriksa muatan kendaraan di loket tol. Setiap keputusan—apakah kamu memilih taat aturan atau memberi kelonggaran kepada warga yang memohon bantuan—memiliki dampak finansial serta konsekuensi moral yang langsung mempengaruhi keselamatan keluarga Dewi.

Kehadiran game-game ini membuktikan kalau industri game lokal sudah jauh melampaui fase eksperimen. Dengan kualitas mekanik yang solid dan keberanian mengeksplorasi genre baru, karya developer Indonesia tidak cuma layak diapresiasi karena identitasnya, tapi memang beneran memuaskan saat dimainkan.

Follow WhatsApp Channel techrunner.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

The Witcher 4 Rilis 2028, Ini Detail Penting yang Wajib Kamu Tahu
2 Game Star Wars Rilis Berdekatan di 2026, Strategi Baru Lucasfilm Games?
Tembus 1 Juta Wishlist! Star Wars Zero Company Siap Meluncur 27 Agustus 2026, Ada Anakin Skywalker
Trailer Gameplay GTA VI Disebut Meluncur dalam Waktu Dekat, Benarkah?
Footage Behind the Scenes Assassin’s Creed Netflix Diduga Bocor ke Publik
5 Rekomendasi Game Gacha Android Terbaik 2026, Seru dan Menarik
Assassin’s Creed Black Flag Resynced Bangkit, Rating Steam Kini Mostly Positive
Captain Tsubasa 2 Kenalkan Eko Jawato sebagai Bintang Timnas Indonesia

Berita Terkait

Friday, 4 September 2026 - 04:45

5 Game Buatan Developer Indonesia Terbaik yang Wajib Kamu Coba

Monday, 24 August 2026 - 07:00

2 Game Star Wars Rilis Berdekatan di 2026, Strategi Baru Lucasfilm Games?

Saturday, 22 August 2026 - 22:40

Tembus 1 Juta Wishlist! Star Wars Zero Company Siap Meluncur 27 Agustus 2026, Ada Anakin Skywalker

Friday, 31 July 2026 - 18:59

Trailer Gameplay GTA VI Disebut Meluncur dalam Waktu Dekat, Benarkah?

Tuesday, 28 July 2026 - 12:29

Footage Behind the Scenes Assassin’s Creed Netflix Diduga Bocor ke Publik

Berita Terbaru