TECHRUNNER.ID – Tahun 2026 menjadi momen bersejarah sekaligus membahagiakan bagi para penggemar franchise Star Wars. Pasalnya, dua judul game Star Wars terbaru, yaitu Star Wars Zero Company dan Star Wars Galactic Racer, dipastikan rilis dalam rentang waktu yang sangat berdekatan.
Fenomena peluncuran yang beruntun ini menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan gamer, mengingat kejadian serupa belum pernah terjadi lagi dalam kurun waktu 15 tahun terakhir.
Lantas, mengapa dua game raksasa ini bisa meluncur hampir bersamaan? Apakah ini bagian dari skenario yang dirancang oleh Lucasfilm Games?
Penyebab Rilis Berdekatan
Berdasarkan data dari SteamDB, kedua game ini digarap oleh dua entitas pengembang yang sepenuhnya berbeda. Star Wars Zero Company ditangani oleh Bit Reactor di bawah naungan publisher EA, sementara Star Wars Galactic Racer dikembangkan oleh Fuse Games dengan Secret Mode sebagai publisher.
Kedua studio ini berjalan independen tanpa koordinasi jadwal internal. Namun, bentroknya tanggal rilis ini sebenarnya merupakan dampak dari perubahan kebijakan Lucasfilm Games.
Mengutip laporan dari Bespin Bulletin, masa kontrak eksklusivitas Star Wars dengan EA telah resmi berakhir.
Kini, Lucasfilm Games aktif membagikan Kekayaan Intelektual Star Wars ke berbagai studio independen dan publisher berbeda.
Masing-masing studio mengembangkan proyek secara mandiri, sehingga potensi tabrakan jadwal rilis di pasar menjadi tidak terhindarkan.
2 Genre Berbeda, Ceruk Pasar yang Tak Saling Sikut
Kendati jadwalnya berdekatan, analisis pasar menunjukkan bahwa kedua game ini tidak akan saling menganiaya angka penjualan.
Hal ini dikarenakan Zero Company dan Galactic Racer menyasar ceruk pemain yang berbeda.
Star Wars Zero Company

- Genre: Taktikal Strategi (Single-Player)
- Latar Era: Clone Wars
- Fokus Utama : Cerita taktis dan narasi politik
- Tanggal Rilis: 27 Agustus 2026
- Platform: PC, PlayStation, Xbox
- Harga (Indonesia): Rp596.000
Star Wars Galactic Racer

- Genre: Arcade Race Berkecepatan Tinggi
- Latar Era: New Republic (Pasca-Galactic Empire)
- Fokus Utama : Aksi instan & nostalgia podracing
- Tanggal Rilis: 6 Oktober 2026
- Platform: PC, PlayStation, Xbox
- Harga (Indonesia): Rp506.999
Sinopsis dan Alur Cerita Kedua Game
Star Wars Zero Company

Berlimpin oleh Hawks, seorang mantan perwira Republik. Terdesak beban utang dari sindikat kejahatan Hutt, Hawks terpaksa mengambil misi rahasia berisiko tinggi bertajuk Fathom.
Misi tersebut membawa Zero Company berhadapan dengan ancaman besar: Infinite Coil, sebuah sekte yang bersekutu dengan gerakan separatis.
Sekte ini berencana menyebarkan senjata wabah sisi gelap (Galactic Plague) untuk memusnahkan Republik.
Hawks kini berada di persimpangan jalan antara loyalitas skuad, kejaran eksekutor Hutt, dan konfrontasi melawan ordo Separatis.
Star Wars Galactic Racer

Mengambil latar era New Republic di wilayah Outer Rim pascaruntuhnya Galactic Empire. Seorang pengusaha oportunis bernama Darius Pax memanfaatkan situasi krisis untuk mendirikan sirkuit balap bawah tanah yang didanai sindikat kejahatan, dinamai The Galactic League.
Pembalap misterius bernama Shade, yang awalnya ingin hidup tenang, terpaksa terseret masuk ke Galactic League setelah direkrut Darius untuk menumbangkan sang juara bertahan, Kestar Bool.
Misi Shade tidak sekadar mengejar uang, melainkan dendam pribadi untuk meruntuhkan dominasi Kestar. Pemain bakal menjajal lintasan ekstrem ikonik seperti Jakku, Tatooine, Ando Prime, hingga Lantaana.
Untuk mendapatkan informasi terbaru terkait game dan teknologi secara umum kamu bisa terus memantau techrunner.id.









