TECHRUNNER – Banyak pengguna iPhone memilih tidak memasang pembaruan sistem operasi atas berbagai pertimbangan.
Lewat Worldwide Developers Conference (WWDC) 26, Apple mengumumkan update iOS 27 akan diluncurkan pada September 2026.
Lantas, apa yang terjadi jika sistem operasi iPhone kamu tidak diperbarui secara berkala?
iPhone Rentan Diretas jika Tidak Update iOS
Pembaruan sistem operasi meliputi penguatan keamanan, termasuk pencegahan serangan berbasis web yang dapat mencuri data pengguna saat mengunjungi situs berbahaya.
Tanpa pembaruan, perangkat kamu menjadi target empuk bagi malware, spyware, atau eksploitasi data pribadi walaupun ekosistem Apple terkenal kebal.
Selain urusan keamanan, ada beberapa alasan sistem operasi iPhone mesti diperbarui secara berkala.
Performa iPhone Berkurang

Seiring waktu, aplikasi dan layanan pihak ketiga akan semakin dioptimakan untuk versi iOS terbaru.
iPhone dengan sistem lama cenderung mengalami lag, crash aplikasi, atau baterai yang lebih cepat habis karena tidak mendapatkan optimalisasi terbaru.
Beberapa fitur inti seperti kamera, Maps, atau Messages juga tidak akan berfungsi maksimal.
Kompatibilitas Aplikasi Terbatas
Aplikasi mobile banking, media sosial, dan aplikasi produktivitas sering menghentikan dukungan untuk ponsel dengan iOS versi lama.
Kamu mungkin tidak bisa mengakses fitur penting atau bahkan login ke akun tertentu. Perangkat dengan iOS sangat lama berpotensi tidak lagi bisa menjalankan aplikasi tertentu.
Selain itu, kamu akan melewatkan peningkatan signifikan jika pembaruan iOS tidak dilakukan, seperti Apple Intelligence, fitur privasi baru, atau perbaikan antarmuka.
Cara Periksa Versi iOS
Untuk mengetahui versi iOS yang digunakan iPhone, ikuti langkah-langkah berikut ini:
- Pilih menu Setting, lalu General.
- Klik Software Update.
- Versi sistem operasi ponsel akan ditampilkan.
Sementara itu, iOS terbaru akan tersedia pada menu tersebut jika sudah dirilis. Ponsel bisa mengunduh dan memasang sistem operasi terbaru otomatis jika diizinkan.
Jika ragu dengan performa setelah update, baca pengalaman pengguna lain atau konsultasikan dengan Apple Support.






