Google Sebut Indonesia Jadi Raja Kreativitas Pengguna Gemini di Asia Tenggara

Thursday, 16 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi aplikasi Google Gemini yang banyak dimanfaatkan pengguna di Indonesia untuk membuat konten kreatif berbasis kecerdasan buatan (AI). (Sumber: X/@techamericaofcl)

Ilustrasi aplikasi Google Gemini yang banyak dimanfaatkan pengguna di Indonesia untuk membuat konten kreatif berbasis kecerdasan buatan (AI). (Sumber: X/@techamericaofcl)

TECHRUNNER – Mayoritas Pengguna Gemini di Indonesia Pakai AI untuk Bikin Konten, Jadi yang Paling Kreatif di Asia Tenggara

Google mengungkap mayoritas pengguna Gemini di Indonesia memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk aktivitas kreatif, terutama menghasilkan konten visual melalui fitur pembuatan gambar berbasis AI.

Dilansir dari Gemini Report: Southeast Asia 2026 yang dirilis Google pada Kamis, 16 Juli 2026. Berdasarkan laporan tersebut, Indonesia dinobatkan sebagai negara dengan tingkat penggunaan kreatif Gemini tertinggi di kawasan Asia Tenggara.

Sebanyak 32 persen interaksi pengguna Gemini di Indonesia masuk dalam kategori aktivitas kreatif. Angka tersebut melampaui rata-rata regional Asia Tenggara yang berada di level 25 persen.

Pembuatan Gambar AI Jadi Aktivitas Favorit

Google Gemini.
Google mencatat mayoritas pengguna Gemini di Indonesia menggunakan AI untuk menghasilkan gambar dan berbagai konten kreatif. (Sumber: X/@WhitmanXAI)

Dari berbagai aktivitas kreatif yang dilakukan pengguna, pembuatan gambar berbasis AI menjadi fitur yang paling sering dimanfaatkan.

Google mencatat masyarakat Indonesia menghasilkan hampir 9 juta gambar AI setiap hari melalui Gemini.

Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan lima negara Asia Tenggara lainnya yang masuk dalam survei, yaitu Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Menurut Google, tingginya penggunaan fitur kreatif dipengaruhi kemampuan Gemini memahami konteks lokal dan bahasa sehari-hari. Hal tersebut membuat pengguna lebih mudah menuangkan ide hanya melalui instruksi sederhana menggunakan bahasa Indonesia.

Pengguna Indonesia Lebih Suka Jawaban Singkat dan Praktis

Selain dominan untuk kebutuhan kreatif, laporan tersebut juga mengungkap karakteristik pengguna Gemini di Indonesia yang cenderung menginginkan respons cepat.

Percakapan dengan AI umumnya berlangsung lebih singkat dibandingkan pengguna di negara Asia Tenggara lainnya.

Pengguna juga banyak menggunakan gaya bahasa santai dengan sapaan seperti “bro” atau “sis” ketika meminta rekomendasi maupun solusi atas berbagai kebutuhan sehari-hari.

Google menilai pola komunikasi tersebut mencerminkan preferensi masyarakat Indonesia terhadap jawaban yang ringkas, praktis, dan mudah dipahami.

Mayoritas Prompt Menggunakan Bahasa Indonesia

Laporan Google menunjukkan 84 persen prompt yang dikirim pengguna Indonesia ditulis menggunakan bahasa Indonesia.

Persentase tersebut memperlihatkan bahwa sebagian besar pengguna tidak lagi bergantung pada bahasa Inggris saat memanfaatkan layanan AI.

Google menyebut kemampuan model Gemini dalam memahami bahasa lokal menjadi salah satu faktor utama yang mempercepat adopsi teknologi AI di Indonesia.

Smartphone Masih Menjadi Perangkat Utama

Google juga menemukan bahwa penggunaan Gemini di Indonesia masih sangat didominasi perangkat seluler.

Sekitar 82 persen prompt dikirim melalui smartphone. Sementara itu, hampir setengah dari seluruh interaksi telah memanfaatkan fitur multimodal, seperti input suara maupun gambar, sehingga pengguna tidak hanya berinteraksi menggunakan teks.

Pengguna Gemini di Asia Tenggara Terus Bertumbuh

Secara regional, Google melaporkan jumlah pengguna aplikasi Gemini di Asia Tenggara meningkat lebih dari dua kali lipat dalam periode 12 bulan hingga Maret 2026.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh tingginya populasi usia muda, semakin baiknya kemampuan AI memahami berbagai bahasa lokal, serta dominasi penggunaan perangkat mobile di kawasan.

Penggunaan bahasa lokal juga menjadi tren utama di Asia Tenggara. Hampir 70 persen prompt dikirim menggunakan bahasa setempat.

Vietnam mencatat persentase tertinggi sebesar 89 persen, disusul Thailand 87 persen, sementara Indonesia berada di posisi berikutnya dengan 84 persen.

Berita Terkait

6 Aplikasi AI Pembuat Video Gratis untuk TikTok Affiliate, Tanpa Skill Editing
Bukan Lagi Fiksi, AI Kini Mampu Menjalankan Serangan Siber Tanpa Bantuan Manusia
Google Batasi AI Gemini untuk Meta Akibat Keterbatasan Infrastruktur, Proyek Internal Terdampak
Mengejutkan, AI Kini Mampu Menciptakan Meme dan Budaya Sendiri
Facebook Makin Canggih! Ini Cara Pakai AI Mode untuk Edit Foto
Dugaan Penipuan Menggunakan Gemini AI, Google Dorong Regulasi Ketat Lawan Scam
Jelang IPO, OpenAI dan Anthropic Berpotensi Adu Murah Layanan AI
Siri Bakal Mirip ChatGPT? Ini Prediksi Fitur AI Terbaru Apple di WWDC 2026
Tag :

Insan Sujadi

Seorang penulis dan pemerhati perkembangan teknologi digital yang memiliki minat besar pada dunia kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Aktif menulis berbagai artikel seputar teknologi, inovasi digital, gadget, hingga tren AI terbaru yang berkembang di tingkat global.

instagram

Berita Terkait

Thursday, 16 July 2026 - 14:09

Google Sebut Indonesia Jadi Raja Kreativitas Pengguna Gemini di Asia Tenggara

Saturday, 11 July 2026 - 16:08

6 Aplikasi AI Pembuat Video Gratis untuk TikTok Affiliate, Tanpa Skill Editing

Thursday, 9 July 2026 - 16:07

Bukan Lagi Fiksi, AI Kini Mampu Menjalankan Serangan Siber Tanpa Bantuan Manusia

Monday, 29 June 2026 - 16:58

Google Batasi AI Gemini untuk Meta Akibat Keterbatasan Infrastruktur, Proyek Internal Terdampak

Sunday, 21 June 2026 - 18:57

Mengejutkan, AI Kini Mampu Menciptakan Meme dan Budaya Sendiri

Berita Terbaru