Home / AI

Harga RAM DDR5 Melonjak Gara-Gara Ledakan AI, Pengguna PC dan Gamer Mulai Ngeluh

Friday, 29 May 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi modul RAM DDR5 untuk PC gaming dan workstation yang mengalami kenaikan harga akibat tingginya permintaan industri AI global. (Sumber: Kingstone)

Ilustrasi modul RAM DDR5 untuk PC gaming dan workstation yang mengalami kenaikan harga akibat tingginya permintaan industri AI global. (Sumber: Kingstone)

TECHRUNNER – Harga memori DDR5 belakangan menjadi sorotan karena kenaikannya yang dianggap tidak masuk akal oleh banyak pengguna PC, gamer, hingga pelaku industri rakitan komputer. Kenaikan ini terjadi di tengah melonjaknya kebutuhan industri kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang kini menyerap pasokan chip memori dalam jumlah besar.

Dilansir dari wccftech, sejumlah laporan pasar menyebut harga RAM DDR5 di beberapa wilayah mengalami lonjakan tajam dibanding tahun lalu. Bahkan di Jerman, harga DDR5 disebut meningkat hingga 414 persen secara tahunan. Kondisi tersebut membuat biaya upgrade PC menjadi jauh lebih mahal dibanding sebelumnya.

Kenaikan harga ini bukan terjadi tanpa alasan. Industri semikonduktor saat ini sedang mengalami perubahan fokus produksi. Banyak produsen memori global lebih memprioritaskan pembuatan High Bandwidth Memory (HBM), jenis memori berkecepatan tinggi yang digunakan untuk GPU AI seperti server pusat data dan sistem komputasi berbasis AI generatif.

Akibatnya, produksi DRAM konvensional termasuk DDR5 menjadi lebih terbatas. Ketika permintaan pasar PC tetap ada namun stok makin ketat, harga pun ikut terdorong naik.

Trend Harga RAM DDR 5 2025/2026 (Sumber: wccftech.com)
Trend Harga RAM DDR 5 2025/2026 (Sumber: wccftech.com)

Industri AI Jadi Pemicu Utama Kelangkaan Pasokan

Ledakan perkembangan AI dalam dua tahun terakhir membuat kebutuhan HBM meningkat drastis. Perusahaan teknologi besar berlomba membangun infrastruktur AI, mulai dari data center hingga server untuk pelatihan model AI generatif.

Situasi ini membuat produsen seperti Samsung, SK Hynix, dan Micron lebih fokus mengalokasikan kapasitas produksi ke memori premium yang memiliki margin keuntungan lebih tinggi. HBM sendiri menjadi komponen penting untuk GPU AI karena mampu menangani transfer data dalam kecepatan sangat tinggi.

Di sisi lain, pasar konsumen seperti gamer dan pengguna PC desktop justru terkena dampaknya. Pasokan DDR5 yang lebih sedikit membuat harga sulit stabil, terutama untuk kapasitas besar dan kecepatan tinggi. Meski begitu, kondisi tersebut diperkirakan tidak akan berlangsung selamanya.

Produsen China Disebut Bisa Jadi Penyeimbang Pasar

Harapan mulai muncul setelah mantan petinggi Samsung mengungkap kemungkinan harga RAM mulai turun pada tahun depan. Salah satu faktor utamanya adalah ekspansi agresif produsen China, ChangXin Memory Technologies (CXMT), dalam meningkatkan produksi DRAM.

CXMT saat ini terus memperbesar kapasitas manufaktur untuk memenuhi kebutuhan pasar memori global. Jika produksi berjalan sesuai target, pasokan DRAM diperkirakan akan meningkat signifikan dalam beberapa bulan ke depan.

Ketika stok mulai melimpah, tekanan harga kemungkinan ikut menurun. Artinya, harga DDR5 yang saat ini melambung bisa kembali lebih stabil dan terjangkau untuk pasar konsumen.

Meski belum ada jaminan harga akan langsung turun drastis, banyak pengamat industri menilai langkah ekspansi produsen China dapat menjadi faktor penting untuk menyeimbangkan pasar memori global.

Bagi pengguna PC yang berencana upgrade dalam waktu dekat, situasi ini membuat banyak orang memilih menunggu. Apalagi jika tren produksi DRAM meningkat tahun depan, peluang harga RAM kembali “waras” menjadi semakin terbuka.

Follow WhatsApp Channel techrunner.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kenapa Siri dan Google Assistant Disebut Narrow AI? Ini Alasannya
Agen AI OpenAI Diduga Lakukan Peretasan Lintas Platform, Dampaknya Lebih Luas dari Perkiraan
AI Bukan Lagi Milik Programmer, Begini Cara Pemula Membangunnya dari Awal
AI Jadi Senjata Baru Melawan Hacker, Ini Manfaatnya untuk Keamanan Data
Chip Motors Hadirkan Mobil Listrik Murah dengan AI dan Fitur Valet Mode
Indonesia Masuk Organisasi AI Global WAICO, Ini Tujuan dan Perannya
5 Aplikasi AI Terbaik 2026 untuk Nugas Lebih Cepat, Mahasiswa Wajib Coba
China Resmi Batasi Hubungan Emosional dengan Chatbot AI, Begini Aturan Barunya!

Berita Terkait

Thursday, 30 July 2026 - 16:35

Kenapa Siri dan Google Assistant Disebut Narrow AI? Ini Alasannya

Wednesday, 29 July 2026 - 16:09

Agen AI OpenAI Diduga Lakukan Peretasan Lintas Platform, Dampaknya Lebih Luas dari Perkiraan

Sunday, 26 July 2026 - 17:32

AI Bukan Lagi Milik Programmer, Begini Cara Pemula Membangunnya dari Awal

Friday, 24 July 2026 - 14:34

AI Jadi Senjata Baru Melawan Hacker, Ini Manfaatnya untuk Keamanan Data

Wednesday, 22 July 2026 - 15:12

Chip Motors Hadirkan Mobil Listrik Murah dengan AI dan Fitur Valet Mode

Berita Terbaru