Home / AI

Chip Motors Hadirkan Mobil Listrik Murah dengan AI dan Fitur Valet Mode

Wednesday, 22 July 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Chip Motors memperkenalkan Life Utility Vehicle (LUV), mobil listrik kompak berbasis AI yang dilengkapi asisten suara dan fitur parkir mandiri (Sumber: Chip Motors)

Chip Motors memperkenalkan Life Utility Vehicle (LUV), mobil listrik kompak berbasis AI yang dilengkapi asisten suara dan fitur parkir mandiri (Sumber: Chip Motors)

TECHRUNNER – Perusahaan otomotif asal Amerika Serikat, Chip Motors, resmi memperkenalkan kendaraan listrik kompak terbaru yang mengusung teknologi kecerdasan buatan (AI).

Dilansir dari laman InsideEVs pada Rabu, 22 Juli 2026. Mobil mungil bernama Life Utility Vehicle (LUV) ini dirancang sebagai solusi transportasi jarak pendek untuk aktivitas harian di kawasan perkotaan.

Dibanderol mulai US$15.000 atau sekitar Rp240 jutaan (kurs Rp16.000 per dolar AS), kendaraan ini menyasar pengguna yang menginginkan mobil listrik dengan harga lebih terjangkau dibandingkan model konvensional.

Life Utility Vehicle dikembangkan untuk kebutuhan mobilitas sederhana, seperti berbelanja, bepergian di lingkungan perumahan, hingga perjalanan lokal dengan jarak yang tidak terlalu jauh.

Desain Ringkas dengan Jarak Tempuh hingga 160 Kilometer

Mobil Listrik Chip AI.
Mobil listrik mini buatan Chip Motors hadir dengan teknologi kecerdasan buatan (AI), jarak tempuh hingga 160 kilometer, serta fitur Valet Mode (Sumber: Chip Motors)

Secara tampilan, kendaraan ini memiliki desain yang menyerupai mobil golf, tetapi dengan konstruksi yang lebih kokoh untuk penggunaan di area perkotaan.

Chip Motors mengklaim mobil listrik ini mampu melaju hingga 40 km/jam dengan jarak tempuh sekitar 160 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Pengisian baterai juga dibuat praktis. Pengguna dapat mengisi daya melalui stopkontak rumah standar 110 volt, sementara pengisian lebih cepat tersedia menggunakan sambungan 240 volt.

Dilengkapi AI yang Bisa Berkomunikasi dengan Pengemudi

Salah satu daya tarik utama Life Utility Vehicle adalah sistem kecerdasan buatan yang terintegrasi sebagai asisten digital.

AI tersebut mampu berinteraksi langsung dengan pengemudi melalui perintah suara.

Sistem dapat memberikan informasi mengenai kapasitas baterai, merekomendasikan lokasi pengisian daya terdekat, mengingatkan jadwal perawatan kendaraan, hingga terhubung dengan perangkat pintar di rumah seperti garasi otomatis maupun sistem pendingin udara.

Integrasi ini dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih praktis sekaligus mendukung ekosistem rumah pintar.

Fitur Valet Mode Memungkinkan Mobil Parkir Sendiri

Chip Motors juga menyematkan fitur Valet Mode, yang menjadi salah satu inovasi paling mencolok pada kendaraan ini.

Melalui fitur tersebut, pengemudi dapat turun dari mobil dan memerintahkannya untuk mencari lokasi parkir secara mandiri atau kembali menjemput pemiliknya setelah dipanggil.

Namun, perusahaan menegaskan bahwa teknologi tersebut belum sepenuhnya otonom. Saat kendaraan beroperasi tanpa penumpang, proses navigasi tetap diawasi dan dikendalikan oleh operator manusia dari jarak jauh menggunakan jaringan kamera dan sensor yang terpasang pada mobil.

Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan keamanan selama kendaraan bergerak tanpa pengemudi di dalam kabin.

Hanya untuk Jalan Perkotaan, Bukan Jalan Tol

Meski menawarkan teknologi modern, Life Utility Vehicle memiliki keterbatasan dalam penggunaannya.

Karena belum memenuhi standar kendaraan penumpang konvensional di Amerika Serikat, mobil listrik ini tidak diizinkan melaju di jalan tol maupun jalan bebas hambatan.

Pengoperasiannya hanya diperbolehkan di kawasan perkotaan atau lingkungan dengan batas kecepatan rendah.

Chip Motors menargetkan pengiriman perdana kendaraan ini dimulai pada 2027, dengan fokus pada konsumen yang mencari alternatif kendaraan listrik sederhana, hemat biaya, dan praktis untuk mobilitas sehari-hari.

Follow WhatsApp Channel techrunner.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kenapa Siri dan Google Assistant Disebut Narrow AI? Ini Alasannya
Agen AI OpenAI Diduga Lakukan Peretasan Lintas Platform, Dampaknya Lebih Luas dari Perkiraan
AI Bukan Lagi Milik Programmer, Begini Cara Pemula Membangunnya dari Awal
AI Jadi Senjata Baru Melawan Hacker, Ini Manfaatnya untuk Keamanan Data
Indonesia Masuk Organisasi AI Global WAICO, Ini Tujuan dan Perannya
5 Aplikasi AI Terbaik 2026 untuk Nugas Lebih Cepat, Mahasiswa Wajib Coba
China Resmi Batasi Hubungan Emosional dengan Chatbot AI, Begini Aturan Barunya!
Google Sebut Indonesia Jadi Raja Kreativitas Pengguna Gemini di Asia Tenggara
Tag :

Berita Terkait

Thursday, 30 July 2026 - 16:35

Kenapa Siri dan Google Assistant Disebut Narrow AI? Ini Alasannya

Wednesday, 29 July 2026 - 16:09

Agen AI OpenAI Diduga Lakukan Peretasan Lintas Platform, Dampaknya Lebih Luas dari Perkiraan

Sunday, 26 July 2026 - 17:32

AI Bukan Lagi Milik Programmer, Begini Cara Pemula Membangunnya dari Awal

Friday, 24 July 2026 - 14:34

AI Jadi Senjata Baru Melawan Hacker, Ini Manfaatnya untuk Keamanan Data

Wednesday, 22 July 2026 - 15:12

Chip Motors Hadirkan Mobil Listrik Murah dengan AI dan Fitur Valet Mode

Berita Terbaru